A. Pengertian Materi
Materi adalah segala sesuatu yang mempunyai
massa dan menempati ruang.
Contoh materi: air, udara, batu, kayu,
besi, plastik, minyak, tanah, makanan, dan tubuh manusia.
Materi terdapat hampir di seluruh
lingkungan sekitar kita. Di bengkel atau tempat kerja, misalnya, dapat
ditemukan besi, aluminium, plastik, air, oli, udara, dan bahan bakar.
B. Sifat-Sifat Materi
Sifat materi dapat dibedakan menjadi sifat fisika dan sifat kimia.
Sifat fisika adalah sifat yang dapat
diamati atau diukur tanpa mengubah identitas zat, misalnya warna, bau, massa,
volume, massa jenis, titik didih, titik leleh, kelarutan, kekerasan, daya
hantar listrik, dan wujud zat.
Sifat kimia adalah kemampuan suatu zat
untuk mengalami perubahan menjadi zat baru, misalnya mudah terbakar, mudah
berkarat, membusuk, atau bereaksi dengan asam/basa.
C. Wujud Materi
1. Padat: bentuk dan volume tetap; partikel
relatif rapat. Contoh: batu, kayu, besi, plastik.
2. Cair: bentuk mengikuti wadah, volume relatif tetap, dan dapat mengalir.
Contoh: air, minyak, alkohol, bensin.
3. Gas: bentuk dan volume mengikuti ruang yang ditempati serta mudah
dimampatkan. Contoh: udara, oksigen, karbon dioksida, uap air.
D. Klasifikasi Materi Berdasarkan Komposisinya
Materi dapat diklasifikasikan menjadi zat
murni dan campuran.
Zat murni terdiri atas unsur dan senyawa.
Campuran terdiri atas campuran homogen dan heterogen.
E. Zat Murni
Zat murni adalah materi yang memiliki
komposisi dan sifat yang tetap serta tersusun atas satu jenis zat. Zat murni
terdiri atas unsur dan senyawa.
F. Unsur
Unsur adalah zat murni yang tidak dapat
diuraikan menjadi zat yang lebih sederhana melalui reaksi kimia biasa. Unsur
tersusun atas satu jenis atom.
Contoh: Hidrogen (H), Oksigen (O), Karbon
(C), Besi (Fe), Tembaga (Cu), Aluminium (Al), Emas (Au), Perak (Ag), Natrium
(Na), dan Kalsium (Ca).
Contoh penerapan: besi untuk konstruksi dan
mesin; aluminium untuk peralatan dan kemasan; tembaga untuk kabel listrik.
G. Senyawa
Senyawa adalah zat murni yang terbentuk
dari dua atau lebih unsur yang bergabung secara kimia dengan perbandingan
tertentu.
Contoh: air (H₂O), karbon dioksida (CO₂),
garam dapur (NaCl), gula (C₁₂H₂₂O₁₁), kalsium karbonat (CaCO₃), dan amonia
(NH₃).
H. Perbedaan Unsur dan Senyawa
Unsur terdiri dari satu jenis atom,
sedangkan senyawa terdiri dari dua atau lebih unsur yang bergabung secara
kimia. Unsur memiliki lambang unsur, sedangkan senyawa memiliki rumus kimia.
Contoh unsur: Fe dan O₂; contoh senyawa: H₂O dan CO₂.
I. Campuran
Campuran adalah materi yang tersusun dari
dua atau lebih zat yang bercampur secara fisik dan masing-masing zat
penyusunnya masih mempertahankan sifatnya.
Contoh: air gula, air garam, udara, tanah,
air laut, susu, teh manis, dan pasir dengan air.
J. Campuran Homogen
Campuran homogen adalah campuran yang
memiliki komposisi seragam dan komponennya tidak dapat dibedakan secara
langsung. Campuran homogen sering disebut larutan.
Contoh: air gula, air garam, udara, cuka,
dan alkohol dengan air.
K. Campuran Heterogen
Campuran heterogen adalah campuran yang
komposisinya tidak seragam dan komponen penyusunnya masih dapat dibedakan.
Contoh: pasir dan air, minyak dan air,
tanah, es batu dan air, campuran buah, serta kerikil dan pasir.
L. Perbedaan Campuran Homogen dan Heterogen
Homogen: komposisi seragam, umumnya satu
fase, komponen sulit dibedakan secara langsung. Contoh: air garam dan air gula.
Heterogen: komposisi tidak seragam, dapat
memiliki lebih dari satu fase, komponen dapat dibedakan. Contoh: minyak dan air
serta pasir dan air.
M. Metode Pemisahan Campuran
1. Filtrasi: berdasarkan perbedaan ukuran
partikel, misalnya pasir dan air.
2. Dekantasi: menuangkan bagian cair setelah padatan mengendap.
3. Evaporasi: memisahkan berdasarkan kemampuan menguap, misalnya garam dari air
laut.
4. Distilasi: berdasarkan perbedaan titik didih.
5. Kromatografi: berdasarkan perbedaan kemampuan bergerak melalui medium,
misalnya warna tinta.
6. Kristalisasi: proses pemisahan campuran dengan cara mengendapkan larutan sampai terbentuk benda padat berupa kristal-kristal
Tabel Ringkas Klasifikasi Materi
|
Klasifikasi |
Ciri utama |
Contoh |
Cara pemisahan |
|
Unsur |
Satu jenis atom |
Fe, Cu, Al |
Tidak dapat diuraikan secara kimia biasa |
|
Senyawa |
Dua/lebih unsur berikatan kimia |
H₂O, CO₂, NaCl |
Dapat diuraikan secara kimia |
|
Campuran homogen |
Komposisi seragam |
Air garam, udara |
Metode fisika sesuai sifat komponen |
|
Campuran heterogen |
Komposisi tidak seragam |
Pasir + air, minyak + air |
Filtrasi, dekantasi, dll. |
